Memadukan Sistem Salaf dan Khalaf dalam Pendidikan Pesantren

Pesantren telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, dan selama itu telah terbukti berhasil membentuk pribadi-pribadi manusia yang ber-akhlakul karimah, baik, bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya, mandiri dan tidak goyah dalam mengarungi kehidupan.

Masyarakat memandang zaman telah berkembang menuju era globalisasi. Mereka menuntut pesantren sebagai institusi pendidikan untuk melakukan akselerasi dan transformasi yang cukup signifikan. Jika dahulu ruang lingkup output terbatas pada dimensi keagamaan saja, maka saat ini pesantren diharapkan dapat banyak berkonstribusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Dilatar belakangi hal itu klasifikasi pesantren menjadi berubah. Dulu, mungkin kita mengenal satu buah pesantren, pesantren dengan sistem salaf. Pesantren yang memiliki menejemen dan administrasi pesantren yang sangat sederhana, dengan sistem pengelolaan pesantren berpusat pada aturan kyiai yang diterjemahkan oleh pengurus pesantren. Tercatat sekitar 8.905 pesantren salaf ada di Indonesia.

Continue reading “Memadukan Sistem Salaf dan Khalaf dalam Pendidikan Pesantren”