Catatan untuk Profesor Idola

Hari ini, Sabtu, 9 Desember 2017 merupakan pertemuan kuliah terakhir bersama Prof. Fattah Hanurawan pada semester ini. Sebagai mahasiswa beliau, saya sangat berkesan pada sosok pembawaannya, baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Karenanya, saya sangat mengagumi sosoknya. Bahkan, bila dianggap tak berlebihan, saya ingin “mengklaim” diri saya sebagai salah satu pengagum fanatik beliau.

Banyak hal yang saya peroleh dari beliau. Pertama, kedisiplinannya. Beliau adalah sosok yang sangat menghargai waktu. Selama mengikuti perkuliahannya, hampir tidak pernah saya temui keterlambatan beliau walau semenit pun. Kedua, kesederhanaan (tawadu’) dan tidak elitis. Beliau dikenal sebagai sosok yang sederhana dan tidak elitis. Sikapnya nampak pada penampilan dan cara menyampaikan materi perkuliahan. Tak jarang, joke-joke khasnya kerap “menyederhanakan” materi-materi kuliah yang hendak disampaikan. Ketiga, sangat menghargai orang lain. Beliau sangat menghargai pendapat dan karya-karya mahasiswanya, khususnya. Sengawur apapun pendapat teman-teman mahasiswa yang dikemukakan dalam perkuliahan akan diberikan pujian. “Top”, celetuknya seraya mengangkat jempolnya.

Continue reading “Catatan untuk Profesor Idola”