Duh, Senangnya Diretweet Pak Mahfud

Tepatnya tanggal 23 Maret, beberapa hari yang lalu tulisan Mahfud MD mengisi salah satu kolom opini pada salah satu koran nasional. Dalam tulisannya yang berjudul “Duh, Lucunya Orang Madura”, dengan bangganya beliau memaparkan karakteristik yang khas orang Madura. Sebagaimana dalam tulisannya, ciri khas yang melekat pada orang Madura adalah kelincahannya dalam berkelit, cerdas dan pekerja keras atau etos kerja yang tinggi.

Selain memiliki etos kerja yang tinggi, orang Madura juga dikenal sebagai orang yang memiliki tanggung jawab tinggi, pemberani, peduli, egaliter, dan berkopiah (agamis). Bukti orang Madura memiliki karakteristik tersebut beliau memperjelas dengan realitas yang menunjukkan sebagian besar orang Madura bisa survive. Baik dalam bidang ekonomi, akademik, dan sebagainya.

Continue reading “Duh, Senangnya Diretweet Pak Mahfud”

Melek Itu Lebih Baik

Tidur larut malam atau melek tidak selamanya berdampak buruk bagi kesehatan. Justru tidur yang panjang pada waktu malam dapat merusak dan membahayakan jantung. Terkadang jantung kekurangan oksigen akibat tidur yang terlalu lama, kerenanya sejumlah ilmuwan mengatakan bahwa melek di malam hari, meski hanya satu kali, dapat bermanfaat bagi jantung untuk mendapatkan oksigen yang memadai.

Melek adalah dimana seseorang menentramkan diri disaat orang lain menikmati tidurnya. Teringat dawuh guru saya, bahwa orang yang membiasakan diri melek di waktu malam, di saat orang lain sedang menikmati tidurnya. Lalu, pada saat itu ia memanfaatkan untuk merenung dan bertafakur. Maka ia akan dianugrahi suatu ‘kelebihan’ dan berbagai ‘hikmah’ yang akan diperolehnya.

Continue reading “Melek Itu Lebih Baik”