Kartini, Emansipasi yang Keterlaluan!

Siapa yang tidak tahu sosok Kartini? Bahkan pada tanggal 21 April semua warga Negara Indonesia memperingati sebuah hari penting tentang perjuangannya. R.A. Kartini seorang pejuang yang melawan diskriminasi terhadap kaum perempuan. Ia berjuang melawan ketidak adilan yang dialami oleh kaum perempuan dalam pertentangan adat lama yang terkesan primitif ataupun kolot, dimana lazimnya perempuan hanya untuk dipingit dan dinikahi. Pendek kata, ia merupakan potret pejuang gerakan emansipasi wanita sejati demi peradaban bangsa Indonesia.

R.A. Kartini merupakan simbol dari perjuangan emansipasi wanita Indonesia, khususnya pada masyarakat Jawa. Sudah barang tentu kritiknya banyak menyeroti budaya-budaya jawa yang dianggap menghambat kemajuan kaum wanita jawa. Sering kali budaya jawa identik dengan budaya patriarki yang menganggap wanita hanya memiliki tugas dalam hal memasak, berdandan, mengurus anak, melayani suami dan sebagainya. Sehingga asumsi-asumsi tersebut menjadi sebuah tuntutan yang tidak boleh tidak dipatuhi oleh kaum wanita.

Continue reading “Kartini, Emansipasi yang Keterlaluan!”

Hafalan Sholat Delisa (Review)

Film ‘Hafalan Sholat Delisa’ adalah sebuah film yang diangkat dari novel yang berjudul sama, karya Tere Liye. Novel ini memang terkenal lantaran ceritanya yang begitu menyentuh. Sehingga dilirislah menjadi sebuah film, tentunya akan ada perbedaan ketika novel ini diangkat ke layar lebar. Film ‘Hafalan Sholat Delisa’ merupakan sebuah film yang dirilis pada bulan desember 2011. Film yang bertajuk religious ini mendapat tanggapan dari berbagai lapisan masyarakat.

Film ‘Hafalan Sholat Delisa’ mengisahkan tentang seorang gadis kecil Delisa (Chantiq Schagerl) yang sedang menyambut datangnya hari ujian hafalan bacaan sholat. Oleh ibunya, Salamah (Nirina Zubir), Delisa dijanjikan akan diberikan sebuah kalung emas yang memiliki inisial namanya, apabila ia nanti dapat lulus dari ujian hafalan bacaan shalat tersebut. Sehingga kemudian Delisa berusaha seoptimal mungkin untuk bisa menghafal seluruh bacaan sholat yang telah ditugaskan padanya.

Continue reading “Hafalan Sholat Delisa (Review)”

Film Surat Kecil untuk Tuhan (Review)

Film Surat Kecil untuk Tuhan adalah sebuah film yang dibuat oleh Hariz Nizam berdasarkan kisah nyata dan novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar. Bercerita tentang seorang gadis remaja berusia 13 tahun bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke, yang berjuang melawan penyakit kanker jaringan lunak (Rhabdomyosarcoma).

Keke adalah pengidap kanker Rhabdomyosarcoma (kanker jaringan lunak) pertama di Indonesia. Sampai kemudian  terpaksa harus menjalani serangkaian kemotrapi dan radiasi, hampir setahun lamanya. Akibatnya, semua rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mongering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil, Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktifitas seperti sedia kala.

Continue reading “Film Surat Kecil untuk Tuhan (Review)”